Ghiboo.com - Setelah lama ditunggu, Apple akhirnya
resmi meluncurkan tablet iPad yang berukuran lebih kecil, yakni iPad
Mini.Dalam sebuah event di Amerika Serikat yang berlangsung pada 23
Oktober waktu setempat, Apple menjelaskan bahwa iPad Mini memiliki
ketebalan hanya 7,2mm dengan berat 308 gram.
Layarnya berukuran
7,9 inci dengan resolusi 1024x768, atau setara dengan iPad 2 namun dalam
body yang lebih mini. Resolusi ini juga memungkinkan 275 ribu aplikasi
khusus iPad dapat berjalan dengan sempurna.
Soal jeroan, iPad
Mini berbekal prosesor dual-core A5 untuk mendukung kinerjanya. Selain
itu, ada juga beberapa fitur lainnya seperti kamera 5MP iSight 1080p, HD
FaceTime Camera, dan dual-band Wi-Fi. Baterainya sendiri dipercaya
mampu bertahan hingga 10 jam.
Apple rencananya akan membuka masa
pre-order untuk iPad Mini pada 26 Oktober mendatang, dengan penjualan
resmi pertama akan terjadi pada 2 November, khusus untuk versi Wi-Fi.
Bicara harga, tablet ini dibanderol US$329 (Rp3,1 juta) untuk model 16GB
Wi-Fi.
Selain meluncurkan versi Wi-Fi, Apple juga akan merilis
iPad Mini dalam versi 4G. Pihak perusahaan menjadwalkan kehadiran versi
ini dua pekan setelah versi Wi-Fi beredar di pasaran, dengan Amerika
Serikat sebagai target penjualan pertama.
Oleh Yossie Dwi P
Catatan harianku di 3 dunia, as a mom, as a public servant (scientist) and as an Oriflame's consultant
Tampilkan postingan dengan label smartphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label smartphone. Tampilkan semua postingan
Selasa, 23 Oktober 2012
Kamis, 18 Oktober 2012
10 Tip Agar Baterai Telepon Seluler Tahan Lama
Ketika smartphone dapat melayani berbagai fungsi — mulai bermain game,
nonton film, hingga merekam video — kinerja baterai justru menurun dan
saat ini baterai smartphone modern tidak akan mampu bertahan seharian
penuh.
Produsen smartphone memang berusaha keras untuk meningkatkan kinerja baterai. Tapi untuk saat ini, bersiaplah untuk mengisi ulang baterai ponsel Anda setiap malam.
Berikut beberapa tip menghemat baterai:
1. Mode hemat dayaSmartphone Android dan Windows Phone menyertakan fitur mode hemat daya atau baterai, yang umumnya terletak pada menu pengaturan (setting). Mode tersebut akan aktif setelah baterai mencapai level tertentu, dan akan mematikan fitur yang boros baterai seperti: push email, intensitas kecerahan layar dan Facebook.
Sayangnya Apple tidak dilengkapi dengan fitur untuk menghemat daya atau baterai, meski tersedia aplikasi gratis seperti Battery Life Pro untuk memonitor kinerja baterai dan mematikan aplikasi.
2. Tingkat kecerahan layarLayar adalah hal yang paling memboroskan baterai. Semakin besar dan cerah layarnya, semakin besar pula konsumsi baterai. Hematlah baterai dengan memilih kecerahan layar yang otomatis menyesuaikan dengan kondisi sekitar.
Jika baterai sudah hampir habis, tingkat kecerahan layar akan turun serendah mungkin untuk menghemat baterai. Pastikan kunci otomatis Anda berfungsi, jadi ketika telepon Anda sedang tidak digunakan, layar akan gelap untuk menghemat baterai. Wallpaper berwarna gelap juga membantu menghemat baterai.
Jangan pasang telepon seluler Anda dengan mode getar, cukup Silent (sunyi) saja.
3. Matikan sinkronisasi emailTelepon seluler Anda mungkin memeriksa email setiap beberapa menit. Setiap kali hal itu dilakukan, konsumsi baterai akan meningkat. Ubahlah interval sinkronisasi email atau matikan sekalian. Kami menyarankan pengecekan email setiap 30 menit — dengan begitu Anda bisa memeriksa email Anda secara manual dan Anda akan menghemat baterai.
4. Kurangi update media sosialMendapatkan notifikasi update Facebook atau Twitter ke telepon seluler Anda (seperti push email) akan menghabiskan baterai, jadi matikan notifikasi. Sebagian telepon mempunyai fitur mematikan notifikasi dengan satu kali klik.
5. Matikan koneksiWi-Fi, GPS, dan Bluetooth ada pada hampir semua telepon seluler modern. Jika Anda lupa mematikan Wi-Fi saat meninggalkan rumah, maka telepon Anda akan terus mencari koneksi, dan ini menghabiskan baterai. Pastikan Anda mematikan semua koneksi sebelum keluar rumah.
6. Matikan aplikasiMeski Anda sedang tidak menggunakan aplikasi, kemungkinan aplikasi tersebut tetap berjalan, dan menghabiskan baterai. Jadi matikan aplikasi yang tidak Anda gunakan. Untuk iPhone tekan tombol menu sebanyak dua kali, pilih ikon program dan klik tombol minus.
Untuk smartphone Android, Anda bahkan bisa melihat aplikasi mana yang paling banyak mengonsumsi baterai. Matikanlah yang tidak diperlukan.
7. Jangan mendownload gambarMengunduh gambar ketika sedang browsing dan menggunakan email, adalah hal yang sebagian dari kita lakukan tanpa berpikir. Tapi setiap Anda mengunduh gambar Anda juga akan menggunakan banyak daya.
8. Matikan flashKetika mengambil foto dengan smartphone Anda, gunakan lampu kilat dengan bijak. Pada kamera digital, lampu kilat sangat boros baterai, dan hal yang sama berlaku pada ponsel Anda, jadi daripada menggunakan mode otomatis, matikan lampu kilat saat berfoto dan gunakan seperlunya.
9. Matikan telepon di malam hariMalam hari adalah waktu sebagian orang mengisi ulang telepon seluler mereka, jika baterai Anda masih penuh, matikan telepon Anda.
10. Mode pesawat terbangSmartphone akan selalu berusaha terhubung ke sebuah jaringan, entah itu jaringan seluler, Wi-Fi, atau jaringan data. Semakin keras usahanya untuk terhubung ke sebuah jaringan, semakin besar baterai yang terkuras.
Ada cara hebat mengatasi hal ini, gunakan mode pesawat terbang, ketika sinyal buruk atau ketika Anda di bawah tanah. Hal itu akan menghentikan ponsel mencari sinyal dan menghemat baterai yang tersisa.
Jika Anda sudah mengikuti tip di atas, tapi baterai Anda tetap tidak bisa bertahan lama, mungkin sekarang saatnya mempertimbangkan menambah aksesori.
Mophie JuicePack Air (£40, Rp620 ribu) bisa menambah daya tahan baterai, tapi jika Anda tidak suka perubahan tampilan telepon seluler Anda cobalah charger portabel, Proporta TurboCharger 7000 (£54, Rp840 ribu).
Sumber : Oleh Yahoo! News | Yahoo! News – Rab, 17 Okt 2012
Produsen smartphone memang berusaha keras untuk meningkatkan kinerja baterai. Tapi untuk saat ini, bersiaplah untuk mengisi ulang baterai ponsel Anda setiap malam.
Berikut beberapa tip menghemat baterai:
1. Mode hemat dayaSmartphone Android dan Windows Phone menyertakan fitur mode hemat daya atau baterai, yang umumnya terletak pada menu pengaturan (setting). Mode tersebut akan aktif setelah baterai mencapai level tertentu, dan akan mematikan fitur yang boros baterai seperti: push email, intensitas kecerahan layar dan Facebook.
Sayangnya Apple tidak dilengkapi dengan fitur untuk menghemat daya atau baterai, meski tersedia aplikasi gratis seperti Battery Life Pro untuk memonitor kinerja baterai dan mematikan aplikasi.
2. Tingkat kecerahan layarLayar adalah hal yang paling memboroskan baterai. Semakin besar dan cerah layarnya, semakin besar pula konsumsi baterai. Hematlah baterai dengan memilih kecerahan layar yang otomatis menyesuaikan dengan kondisi sekitar.
Jika baterai sudah hampir habis, tingkat kecerahan layar akan turun serendah mungkin untuk menghemat baterai. Pastikan kunci otomatis Anda berfungsi, jadi ketika telepon Anda sedang tidak digunakan, layar akan gelap untuk menghemat baterai. Wallpaper berwarna gelap juga membantu menghemat baterai.
Jangan pasang telepon seluler Anda dengan mode getar, cukup Silent (sunyi) saja.
3. Matikan sinkronisasi emailTelepon seluler Anda mungkin memeriksa email setiap beberapa menit. Setiap kali hal itu dilakukan, konsumsi baterai akan meningkat. Ubahlah interval sinkronisasi email atau matikan sekalian. Kami menyarankan pengecekan email setiap 30 menit — dengan begitu Anda bisa memeriksa email Anda secara manual dan Anda akan menghemat baterai.
4. Kurangi update media sosialMendapatkan notifikasi update Facebook atau Twitter ke telepon seluler Anda (seperti push email) akan menghabiskan baterai, jadi matikan notifikasi. Sebagian telepon mempunyai fitur mematikan notifikasi dengan satu kali klik.
5. Matikan koneksiWi-Fi, GPS, dan Bluetooth ada pada hampir semua telepon seluler modern. Jika Anda lupa mematikan Wi-Fi saat meninggalkan rumah, maka telepon Anda akan terus mencari koneksi, dan ini menghabiskan baterai. Pastikan Anda mematikan semua koneksi sebelum keluar rumah.
6. Matikan aplikasiMeski Anda sedang tidak menggunakan aplikasi, kemungkinan aplikasi tersebut tetap berjalan, dan menghabiskan baterai. Jadi matikan aplikasi yang tidak Anda gunakan. Untuk iPhone tekan tombol menu sebanyak dua kali, pilih ikon program dan klik tombol minus.
Untuk smartphone Android, Anda bahkan bisa melihat aplikasi mana yang paling banyak mengonsumsi baterai. Matikanlah yang tidak diperlukan.
7. Jangan mendownload gambarMengunduh gambar ketika sedang browsing dan menggunakan email, adalah hal yang sebagian dari kita lakukan tanpa berpikir. Tapi setiap Anda mengunduh gambar Anda juga akan menggunakan banyak daya.
8. Matikan flashKetika mengambil foto dengan smartphone Anda, gunakan lampu kilat dengan bijak. Pada kamera digital, lampu kilat sangat boros baterai, dan hal yang sama berlaku pada ponsel Anda, jadi daripada menggunakan mode otomatis, matikan lampu kilat saat berfoto dan gunakan seperlunya.
9. Matikan telepon di malam hariMalam hari adalah waktu sebagian orang mengisi ulang telepon seluler mereka, jika baterai Anda masih penuh, matikan telepon Anda.
10. Mode pesawat terbangSmartphone akan selalu berusaha terhubung ke sebuah jaringan, entah itu jaringan seluler, Wi-Fi, atau jaringan data. Semakin keras usahanya untuk terhubung ke sebuah jaringan, semakin besar baterai yang terkuras.
Ada cara hebat mengatasi hal ini, gunakan mode pesawat terbang, ketika sinyal buruk atau ketika Anda di bawah tanah. Hal itu akan menghentikan ponsel mencari sinyal dan menghemat baterai yang tersisa.
Jika Anda sudah mengikuti tip di atas, tapi baterai Anda tetap tidak bisa bertahan lama, mungkin sekarang saatnya mempertimbangkan menambah aksesori.
Mophie JuicePack Air (£40, Rp620 ribu) bisa menambah daya tahan baterai, tapi jika Anda tidak suka perubahan tampilan telepon seluler Anda cobalah charger portabel, Proporta TurboCharger 7000 (£54, Rp840 ribu).
Sumber : Oleh Yahoo! News | Yahoo! News – Rab, 17 Okt 2012
Langganan:
Postingan (Atom)
